Senin, 04 Maret 2019

PEMBAHASAN TENTANG BISNIS


SEMBILAN KEGIATAN BISNIS YANG TERCANTUM DALAM KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDONESIA (KLUI) 1997


1. Usaha Pertanian
Pertanian adalah suatu kegiatan manusia dalam memanfaatkan sumber daya hayati untuk dapat menghasilkan bahan pangan, sumber energi, bahan baku industri dan untuk mengelola lingkungannya. Itulah arti dari pertanian secara umum.
Arti pertanian secara luas yaitu pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan oleh manusia dengan cara menanam tanaman produktif yang dapat menghasilkan dan dipergunakan untuk kehidupan. Atau Seluruh kegiatan yang mencangkup pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan yang hasilnya dapat digunakan untuk kehidupan manusia.

Sedangkan arti pertanian secara sempit yaitu proses budidaya tanaman pada suatu lahan yang hasilnya dapat mencukupi kebutuhan manusia. Atau proses bercocok tanam yang dilakukan di lahan yang telah di siapkan sebelumnya dan dikelola menggunakan cara manual tanpa terlalu banayk menggunakan manajemen.

Jagung adalah salah satu hasil pertanian.
Aktivitas pertanian yang terdapat di Indonesia ada dua macam diantaranya pertanian lahan basah dan kering. Pertanian lahan basah merupakan pertanian yang lahannya digenangi air atau dikenal dengan sawah, pertanian ini banyak dilakukan di dataran rendah, biasanya berlokasi sekitar 300 m diatas permukaan laut. Karena di wilayah tersebut umumnya banyak sungai dan adanya irigrasi untuk pengairannya, Contoh pertanian lahan basah misalnya seperti pertanian pesawahan, rawa-rawa dan hutan bakau.
Sedangkan pertanian lahan kering merupakan pertanian yang lahannya tidak digenangi oleh air tentu saja tanaman yang ditanam tidak memerlukan genangan air pada lahannya untuk tumbuh dan biasanya berlokasi diatas 500 m di atas permukaan laut tapi banyak juga di laukukan pada dataran rendah. Contoh pertanian lahan kering misalnya pertanian terong, cabai, kacang-kacangan, ubi-ubian dan lain-lain.

2. Produksi bahan mentah

Bahan Mentah adalah bahan baku yang belum mengalami pengolahan sehingga belum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bahan baku pada umumnya terdiri dari hasil tambang seperti minyak bumi, bijih besi bijih emas, dan sebagainya, atau dapat juga berupa hasil perkebunan dan pertanian seperti padi, jagung, bijih  kopi, tembakau, dan sebagainya. Agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, maka bahan mentah harus diolah/ diproses.

3. Pabrik/manufaktur

Perusahaan Manufaktur adalah sebuah badan usaha yang mengoperasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja dalam suatu medium proses untuk mengubah bahan- bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual. Semua proses dan tahapan yang dilakukan dalam kegiatan manufaktur dilakukan dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki oleh masing- masing satuan kerja. Di Indonesia sendiri kita pasti sering sekali mendengar kata “pabrik” atau dalam bahasa inggris disebut “factory”. Nah, Pabrik adalah istilah penyebutan tempat yang digunakan untuk proses manufakturing atau fabrikasi.
Pengertian Manufakturing Secara Teknis Manufakturing adalah pengolahan bahan mentah melalui proses kimia dan fisika untuk mengubak bentuk, sifat atau tampilan untuk membuat komponen atau produk. Manufaktur juga mencakup perakitan berbagai komponen hingga menjadi produk. Secara umum, manufaktur mempunyai beberapa tahap operasi, dan setiap tahapan operasi membuat baan mentah lebih dekat ke bentuk akhir.
Pengertian Manufaktur Secara Ekonomis Manufaktur adalah proses transformasi bahan mentah pada bentuk yang mempunyai nilai tambah melalui satu atau lebih operasi/ proses perakitan sehingga memiliki nilai jual.
Apa itu Perusahaan Manufaktur dan Contohnya. Industri manufaktur terbagi menjadi beberapa jenis perusahaan yang bergerak dalam berbagai bidang seperti, Industri dasar dan kimia, aneka industri dan aneka barang konsumsi. Berikut ini adalah beberapa contohnya:
1. Industri Dasar dan Kimia
Perusahaan yang tergolong jenis Industri dasar dan kimia adalah perusahaan- perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi semen, keramik, porselen, logam, kimia, plastik,
pakan ternak, kayu dan pengolahannya, Kertas dan sebagainya.
    Holcim Indonesia Tbk (SMCB)
    Semen Baturaja Persero Tbk (SMBR)
    Beton Jaya Manunggal Tbk (BTON)
    Barito Pasific Tbk (BRPT)
    Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
2. Aneka Industri
Perusahaan yang tergolong jenis ini adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Mesin dan alat berat, Otomotif dan komponennya, Tekstil dan garment, alas kaki, kabel dan
Elektronika:
    Astra International Tbk (ASII)
    Astra Otopart Tbk (AUTO)
    Goodyear Indonesia Tbk (GDYR)
    Asia Pasific Fibers Tbk (POLY)
    Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI)
3. Industri Barang Konsumsi
yang termasuk ke dalam Industri barang konsumsi diantaranya adalah perusahaan- perusahaan
yang bergerak dalam bidang produksi makanan dan Minuman, rokok, farmasi, kosmetik dan alat rumah tanga
    Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
    Gudang Garam Tbk (GGRM)
    Kimia Farma Tbk (KAEF)
    Kalbe Farma Tbk (KLBF)
    Mustika Ratu Tbk (MRAT)
    Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
    Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) dll
Untuk itu sebuah perusahaan besar juga harus memiliki Tenaga HRD yang bagus untuk membantu kinerja perusahaan manufaktur tersebut. dengan aplikasi APS System semua kendala tentang karyawan dapat teratasi dengan baik.

4. Konstruksi

Konstruksi merupakan suatu kegiatan membangun sarana maupun prasarana. Dalam sebuah bidang arsitektur atau teknik sipil, sebuah konstruksi juga dikenal sebagai bangunan atau satuan infrastruktur pada sebuah area atau pada beberapa area. Secara ringkas konstruksi didefinisikan sebagai objek keseluruhan bangun(an) yang terdiri dari bagian-bagian struktur. Misal, Konstruksi Struktur Bangunan adalah bentuk/bangun secara keseluruhan dari struktur bangunan. contoh lain: Konstruksi Jalan Raya, Konstruksi Jembatan, Konstruksi Kapal, dan lain lain.
Konstruksi dapat juga didefinisikan sebagai susunan (model, tata letak) suatu bangunan (jembatan, rumah, dan lain sebagainya)[1] Walaupun kegiatan konstruksi dikenal sebagai satu pekerjaan, tetapi dalam kenyataannya konstruksi merupakan satuan kegiatan yang terdiri dari beberapa pekerjaan lain yang berbeda.
Pada umumnya kegiatan konstruksi diawasi oleh manajer proyek, insinyur disain, atau arsitek proyek. Orang-orang ini bekerja di dalam kantor, sedangkan pengawasan lapangan biasanya diserahkan kepada mandor proyek yang mengawasi buruh bangunan, tukang kayu, dan ahli bangunan lainnya untuk menyelesaikan fisik sebuah konstruksi.
Untuk keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi, perencanaan yang efektif sangatlah penting. Hal ini terkait dengan rancang-bangun (desain dan pelaksanaan) infrastruktur yang mempertimbangkan mengenai dampak pada lingkungan / AMDAL, metode penentukan besarnya biaya yang diperlukan / anggaran, disertai dengan jadwal perencanaan yang baik,keselamatan lingkungan kerja, ketersediaan material bangunan, logistik, ketidaknyamanan publik terkait dengan yang disebabkan oleh keterlambatan persiapan tender dan penawaran, dll

5. Usaha perdagangan besar dan kecil

Perdangan Besar Dalam Kegiatan Distribusi merupakan kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang-barang dan jasa dari produsen (dunia usaha) ke konsumen. Salah satu Perantara yang menyalurkan barang-barang dan jasa dari produsen ke konsumen yaitu kelompok pedagang, kelompok pedagang ini terbagi dua lagi yaitu pedagang kecil atau pengecer (Retailer) dan Pedagang Besar (Whole Seller).
Pedagang Kecil atau Pengecer (Retailer) membeli barang dagangannya dari pedagang besar dan dijual lagi secara langsung kepada konsumen, Konsumen atau pembeli mendatangi penjual untuk membeli barang yang dibutuhkan.

Barang-barang yang dijual terutama barang kebutuhan sehari-hari, misalnya gula, sabun, dan minyak goreng. Oleh karena itu, lokasinyaharus dekat dengan konsumen. Contohnya adalah toko, warung,kios, dan pedagang keliling.

Pedagang Besar (grosir) membeli barang secara besar-besaran (banyak) dari produksen atau pabrik dan menjual kepada pedagang pengecer. Pedagang besar memberi manfaat bukan saja kepada produksen, tetapi juga kepada pedagang kecil. Pabrik dapat memanfaatkan jasa pedagang besar untuk medistribusikan barang ke konsumen. 

Terhadap pedagang kecil atau eceran, pedagang besar sering kali memberikan bantuan, bukan saja dalam bentuk kredit jangka pendek, melainkan juga dalam bentuk pemuatan reklame di surat kabar atau majalah dan media massa lainnya tentang barang yang diperdagngkan. Tempat atau lokasi pedagang besar tidak perlu dekat dengan konsumen sebagaimana dalam pedagang eceran.

6. Transportasi dan Komunikasi

 komunikasi adalah suatu transformasi informasi antarorang atau kelompok atau lembaga dalam bentuk penyebaran berita melalui lisan, tulisan, suara, gambar maupun lambang tertentu. Komunikasi massa adalah penyebaran informasi atau komunikasi yang membawa pesan untuk orang banyak, Misalnya koran, televisi, majalah, radio sebagai pemberi informasi (sender) dan masyarakat sebagai penerima informasi (receivei). Pengertian transportasi adalah pengangkutan barang (benda) atau sebagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan teknologi.

7. Usaha finansial, asuransi dan real estate

Usaha finansial, asuransi dan real estate. Usaha ini memberi kemudahan kepada kegiatan bisnis. Tanpa dunia perbankan, maka kegiatan bisnis secara modern tidak mungkin berkembang, karena perbankan memberi kemungkinan untuk mendapat kredit, dan memberi fasilitas memudahkan terjadinya transaksi. Demikian pula usaha asuransi membantu mengatasi resiko yang mungkin dihadapi oleh bisnis. Real estate membantu membangun perumahan dengan perencanaan pengaturan lingkungan yang sehat kemudian dijual secara cicilan kepada masyarakat.

8. Usaha jasa

  Usaha yang dilakukan dalam bentuk, reparasi, tukang cukur, salon kecantikan, guru, dosen, pengacara, dokter, Bioskop Online, kegiatan olahraga, kerohanian dan sebagainya. Produksi yang mereka hasilkan sangat penting artinya bagi kegiatan ekonomi sekarang ini. Suatu kenyataan dihadapi, apabila penghasilan seseorang meningkat, maka makin meningkat pula kebutuhannya akan jasa. Di Amerika sekarang ini, uang yang dibelanjakan untuk keperluan jasa, termasuk yang terbesar jumlahnya dari seluruh kegiatan bisnis. Inilah suatu ciri masyarakat dunia maju, makin banyak jasa yang mereka butuhkan dibandingkan dengan kebutuhan akan makanan. Lain halnya pada masyarakat belum maju, lebih banyak uang digunakan untuk keperluan fisik, makanan, pakaian, dibandingkan dengan kebutuhan jasa.

9. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah

 Usaha yang dilakukan oleh Pemerintah, merupakan pembeli terbesar dari barang dan jasa, dan merupakan bisnis yang banyak menyerap tenaga kerja. Di samping itu pemerintah sangat membantu dalam mengatur kegiatan bisnis dan menjaga kestabilan perekonomian, dengan mengeluarkan berbagai peraturan seperti menentukan lokasi perusahaan/pabrik, mengatur hak cipta, hak patent, melarang barang-barang berbahaya diperdagangkan secara bebas, mengeluarkan izin-izin perdagangan dan lain sebagainya.